Sabtu, 01 Desember 2012


ILMU SOSIAL DASAR DALAM BIDANG ANTROPOLOGI


Saat ini telah banyak budaya di indonesia dan dunia,baik perbedaan secara bahasa,warna kulit,peraturan,cara hidup dan sebagainya. Semua itu akan menjadi masalah besar  jika tidak ada cara untuk menyatukannya,untuk itu ilmu antropologi hadir untuk mempelajari semua adat istiadat dan budaya-budaya. Dan juga untuk mempersatukan rakyat walaupun berbeda-beda baik secara fisik dan nonfisik. Antropologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Antropologi lahir atau muncul berawal dari ketertarikan orang-orang Eropa yang melihat ciri-ciri fisik, adat istiadat, budaya yang berbeda dari apa yang dikenal di Eropa.

Antropologi lebih memusatkan pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal, tunggal dalam arti kesatuan masyarakat yang tinggal daerah yang sama, antropologi mirip seperti sosiologi tetapi pada sosiologi lebih menitik beratkan pada masyarakat dan kehidupan sosialnya. Lalu ISD (ilmu sosial dasar), ISD adalah gabungan dari disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan dan pemecahan masalah-masalah sosial yang timbul dan berkembang dalam masyarakat. ISD memberikan dasar-dasar pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial kepada mahasiswa, yang diharapkan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan memberi alternatif pemecahan masalah dalam kehidupan masyarakat. Dengan begitu antara ilmu-ilmu sosial dan ilmu sosial dasar tidak ada perbedaan yang prinsipiil.

B.      Rumusan masalah

1.      Apa yang dimaksud ISD (ilmu sosial dasar)
2.      Dimana saja ruang lingkup ISD
3.      Apa tujuan ilmu sosial dasar
4.      Apa pengertian antropologi
5.      Apa saja definisi antropologi
6.      Bagaimana sejarah antropologi
7.      Apa kegunaan antropologi dalam masyarakat

C.      Tujuan penulisan
Tujuan penulis membuat makalah ini agar banyak orang mengerti bahwa banyaknya perbedaan baik bahasa,suku,adat istiadat di indonesia dan dunia.tapi dari perbedaan ini kita harus menemukan cara untuk bersatu,diantaraya adalah belajar antropologi
D.     Metode penulisan
Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah menggunakan metode pustaka yaitu penulis menggunakan media pustaka dalam penyusunan makalah ini.
Penulis juga menggunakan dokumen pribadi untuk penyusunan makalah ini.
 ILMU SOSIAL DASAR DALAM BIDANG ANTROPOLOGI
1.      Apa yang dimaksud ISD
ISD (ilmu Sosial Dasar) adalah pengetahuan yg menelaah masalah-masalah sosial, khususnya masalah yg ditimbulkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan teori-teori (fakta, konsep, teori) yg berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu sosial (seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah).
2.   Dimana saja ruang lingkup ISD
ISD meliputi dua kelompok utama; studi manusia dan masyarakat dan studi lembaga2 sosial. Yg terutama terdiri atas psikologi, sosiologi, dan antropologi, sedang yg kemudian terdiri atas ekonomi dan politik.



Sasaran STUDI ISD adalah aspek-aspek yg paling dasar yg ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalah-masalah yg terwujud dari padanya.

Materi Ilmu Sosial Dasar terdiri atas masalah-masalah sosial. Untuk dapat menelaah masalah-masalah sosial, hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengindentifikasi kenyataankenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tertentu. Sehingga dengan demikian bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan atas tiga golongan yaitu,

    -  Kenyataan-kenyataan sosial tersebut sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu sosial, karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangannya. Dalam Ilmu Sosial Dasar kita menggunakan pendekatan interdisiplin/multidisiplin.

    -  Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan­kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan sosial.Sebagai contoh dari konsep dasar semacam itu misalnya konsep “keanekaragaman” dan kosep “Kesatuan sosial”. Bertolak dari kedua konsep tersebut di atas, maka dapat kita pahami dan sadari bahwa di dalam masyarakat selalu terdapat :

    -  Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu dengan lainnya saling berkaitan.
3.   Apa tujuan ilmu sosial dasar
ISD membantu perkembangan wawasan penalaran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan yg lebih luas dan ciri – ciri kepribadian yg diharapkan dari sikap mahasiswa, khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dlm menghadapi manusia lain, serta sikap dan tingkah laku manusia – manusia lain terhadap manusia yg bersangkutan secara timbal balik.

ISD juga merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep2 yg dikembangkan untuk melengkapi gejala – gejala sosial agar daya tanggap (tanggap nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan, sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.                                
4.    Apa pengertian antropolog
Anthropologi berasal dari kata Yunani άνθρωπος (baca: anthropos) yang berarti "manusia" atau "orang", dan logos yang berarti "wacana" (dalam pengertian "bernalar", "berakal"). Anthropologi mempelajari manusia sebagai makhluk biologis sekaligus makhluk sosial.
Anthropologi memiliki dua sisi holistik dimana meneliti manusia pada tiap waktu dan tiap dimensi kemanusiaannya. Arus utama inilah yang secara tradisional memisahkan anthropologi dari disiplin ilmu kemanusiaan lainnya yang menekankan pada perbandingan/perbedaan budaya antar manusia. Walaupun begitu sisi ini banyak diperdebatkan dan menjadi kontroversi sehingga metode anthropologi sekarang seringkali dilakukan pada pemusatan penelitian pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal.
5.   Apa saja definisi antropologi
William A. Havilland: Antropologi adalah studi tentang umat manusia, berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia.
David Hunter: anthropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang umat manusia.
Koentjaraningrat: Anthropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan.
Dari definisi-definisi tersebut, dapat disusun pengertian sederhana anthropologi, yaitu sebuah ilmu yang mempelajari tentang segala aspek dari manusia, yang terdiri dari aspek fisik dan nonfisik berupa warna kulit, bentuk rambut, bentuk mata, kebudayaan, aspek politik, dan berbagai pengetahuan tentang corak kehidupan lainnya yang bermanfaat.
Secara garis besar antropologi antropologi memiliki cabang-cabang ilmu yang terdiri dari: A. Anthropologi Fisik
1. Paleoantropologi adalah ilmu yang mempelajari asal usul manusia dan evolusi manusia dengan meneliti fosil-fosil. 2. Somatologi adalah ilmu yang mempelajari keberagaman ras manusia dengan mengamati ciri-ciri fisik.
B. Anthropologi Sosial dan Budaya
1. Prehistori adalah ilmu yang mempelajari sejarah penyebaran dan perkembangan semua kebudayaan manusia di bumi sebelum manusia mengenal tulisan. 2. Etnolinguistik antropologi adalah ilmu yang mempelajari pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dan beratus-ratus bahasa suku-suku bangsa yang ada di dunia / bumi. 3. Etnologi adalah ilmu yang mempelajari asas kebudayaan manusia di dalam kehidupan masyarakat suku bangsa di seluruh dunia. 4. Etnopsikologi adalah ilmu yang mempelajari kepribadian bangsa serta peranan individu pada bangsa dalam proses perubahan adat istiadat dan nilai universal dengan berpegang pada konsep psikologi.
6.    Bagaimana sejarah antropologi
Antropologi berawal dari etnologi (etnos:bangsa dan logos:ilmu, bahasa Yunani) bukan dari filsafat. Sejarahnya, berawal dari tulisan mengenai bangsa-bangsa yang ditulis oleh para penjelajah dan para pelaut. Penulisan mengenai bangsa-bangsa ini meliputi deskripsi ciri fisik dan kehidupan sosial bangsa itu. Pada abad ke-15M, ketika eropa mengalami masa renaissance dimana ilmu pengetahuan mengalami kemajuan dan pelayaran mulai dilakukan oleh orang-orang Eropa juga memberikan dampak bagi kemajuan etnologi. Banyak tulisan yang dihasilkan pada masa itu dan objeknya adalah orang-orang di luar Eropa yang dianggap primitif. Perkembangan selanjutnya, etnologi digunakan oleh orang-orang Eropa untuk melakukan kolonisasi. Baru sekitar tahun 1951 di Paris,Perancis diadakan simposium mengenai etnologi yang kemudian berubah menjadi antropologi. Dalam simposium ini dibahas mengenai objek, ruang lingkup, dan metode. Hasilnya, objek kajian antropologi yang semula hanya masyarakat primitif di luar Eropa saja menjadi masyarakat pedesaan di seluruh benua termasuk Eropa, objek kajian ini terus bertahan hingga saat ini.
7.   Apa Kegunaan antropologi dalam masyarakat
Kegunaan antropologi dalam masyarakat adalah ntuk membantu masyarakat mempelajari perbedaan yang ada,dalam perbedaan itu masyarakat harus bisa belajar untuk bersatu.tanpa harus memandang  perbedaan yang ada dalam masyarakat.

KESIMPULAN

Jadi antropologi sangat berguna dalam masyarakat untuk mengembangkan budaya-budaya dan perbedaan-perbedaan dimasyarakat,tanpa harus memecah persatuan.


http://hayripradanaharahap.blogspot.com/2011/11/ilmu-sosial-dasar-dalam-bidang.html

ILMU SOSIAL DASAR DALAM BIDANG EKONOMI DAN POLITIK


Pengertian ISD
Ilmu Sosial Dasar ( ISD ) adalah ilmu pengetahuan yang menelaah masalah – masalah social yang timbul dan berkembang, khususnya yang diwujudkan oleh warga Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, teori) yang berasal dari bidang pengetahuan keahlian dalam ilmu-ilmu social. ISD juga merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yg dikembangkan untuk melengkapi gejala – gejala sosial agar daya tanggap (tanggap nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan, sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.
Pengertian  ekonomi
Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan.
Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Pengertian politik
Politik berasal dari kata Yunani polis yang berarti kota atau negara kota. Kemudian arti itu berkembang menjadi polites yang berarti warganegara, politeia yang berarti semua yang berhubungan dengan negara, politika yang berarti pemerintahan negara dan politikos yang berarti kewarganegaraan.
Pada umumnya dapat dikatakan bahwa politik (politics) adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik (atau negara) yang menyangkut proses menentukan tujuan-tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu. Pengambilan keputusan (decision making) mengenai apakah yang menjadi tujuan dari sistem politik itu menyangkut seleksi terhadap beberapa alternatif dan penyusunan skala prioritas dari tujuan-tujuan yang telah dipilih. Sedangkan untuk melaksanakan tujuan-tujuan itu perlu ditentukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan dan pembagian (distribution) atau alokasi (allocation) dari sumber-sumber (resources) yang ada. Untuk bisa berperan aktif melaksanakan kebijakan-kebijakan itu, perlu dimiliki kekuasaan (power) dan kewenangan (authority) yang akan digunakan baik untuk membina kerjasama maupun untuk menyelesaikan konflik yang mungkin timbul dalam proses itu. Cara-cara yang digunakan dapat bersifat meyakinkan (persuasive) dan jika perlu bersifat paksaan (coercion). Tanpa unsur paksaan, kebijakan itu hanya merupakan perumusan keinginan (statement of intent) belaka.
Politik merupakan upaya atau cara untuk memperoleh sesuatu yang dikehendaki. Namun banyak pula yang beranggapan bahwa politik tidak hanya berkisar di lingkungan kekuasaan negara atau tindakan-tindakan yang dilaksanakan oleh penguasa negara. Dalam beberapa aspek kehidupan, manusia sering melakukan tindakan politik, baik politik dagang, budaya, sosial, maupun dalam aspek kehidupan lainnya. Demikianlah politik selalu menyangkut tujuan-tujuan dari seluruh masyarakat (public goals) dan bukan tujuan pribadi seseorang (private goals). Politik menyangkut kegiatan berbagai kelompok, termasuk partai politik dan kegiatan-kegiatan perseorangan (individ

http://wahyu-karnoto.blogspot.com/2011/11/ilmu-sosial-dasar-dalam-bidang-ekonomi.htmlhttp://wahyu-karnoto.blogspot.com/2011/11/ilmu-sosial-dasar-dalam-bidang-ekonomi.html

Senin, 26 November 2012



Ilmu Sosial Dasar Di Bidang Pendidikan
Pentingnya Ilmu Sosial Dasar Dalam sebagai Program Pendidikan

Perkembangan hidup seseorang hakikatnya mulai dari saat dial lahir sampai
menjadi dewasa, tidak terlepas dari masyarakat. Oleh karena itu pengetahuan sosial
dapat dikatakan tidak asing bagi setiap orang. Kehidupan sosial manusia di
masyarakat beraspek majemuk yang meliputi aspek-aspek hubungan sosial, ekonomi,
psikologi, budaya, sejarah, geografi dan politik. Karena tiap aspek kehidupan sosial
itu mencakup lingkup yang luas, untuk mempelajari dan mengkajinya menuntut
bidang-bidang ilmu yang khusus. Melalui ilmu-ilmu sosial dikembangkan bidangbidang
ilmu tertentu sesuai dengan aspek kehidupan sosial masing-masing. Ilmu
Pengetahuan Sosial sebagai bidang pendidikan, tidak hanya membekali peserta didik
dengan pengetahuan sosial, melainkan lebih jauh dari pada itu berupaya membina dan
mengembangkan peserta didik menjadi sumber daya manusia yang berketerampilan
sosial dan intelektual sebagai warga masyarakat dan negara yang memiliki perhatian
secara kepedulian sosial yang bertanggung jawab. Kehidupan di masyarakat dan
bermasyarakat yang terus berkembang, menjadi landasan bagi pengembangan Ilmu Sosial Dasar
sebagai bidang pendidikan yang disesuaikan dengan perubahan dan tuntutan
kemajuan kehidupan.

Pengertian Ilmu Sosial Dasar.
dalam dunia Pendidikan Dasar dan Menengah di Negara Kita
muncul bersamaan dengan diberlakukannya kurikulum SD, SMP dan SMU tahun
1975. Dilihat dari sisi keberlakuannya, Ilmu Sosial Dasar disebut sebagai bidang studi “baru”,
karena cara pandangnya bersifat terpadu. Hal tersebut mengandung arti bahwa Ilmu Sosial Dasar
bagi pendidikan dasar dan menengah merupakan hasil perpaduan dari sejumlah mata
pelajaran .
Perpadauan ini disebabakan Ilmu Sosial Dasar tersebut memiliki
obyek material kajian yang sama yaitu manusia.
Dalam bidang pengetahuan sosial, kita mengenal banyak istilah yang kadangkadang
dapat mengacaukan pemahaman.

Tujuan pengajaran studi Ilmu Sosial Dasar pada bidang pendidikan

secara umum dikemukakan oleh Fenton
(1967), adalah mempersiapkan anak didik menjadi warga negara yang baik, mengajar
anak didik agar mempunyai kemampuan berpikir dan dapat melanjutkan kebudayaan
bangsa. Sedangkan Clark dalam bukunya, Social Studies in Secundary School, A
Hand Book (1973) menyatakan bahwa studi sosial dasar  menitikberatkan pada
perkembangan individu yang dapat memahami lingkungan sosialnya, manusia dengan
segala kegiatannya dan interaksi antara mereka. Dalam hal ini anak didik diharapkan
dapat menjadi anggota yang produktif, berpartisipasi dalam masyarakat yang
merdeka, mempunyai rasa tanggung jawab tolong menolong dengan sesamanya dan
dapat mengembangka nilai-nilai dan ide-ide dari masyarakatnya (Thamrin Talut,
1980: 2 ).
Jadi tujuan utama pengajaran Sosial dasar di bidang pendidikan adalah untuk memperkaya
dan mengembangkan kehidupan anak didik dengan mengembangkan kemapuan
dalam lingkungannya dan melatih anak didik untuk menempatkan dirinya dalam
masyarakat yang demokratis,

KESIMPULAN

Jadi  ilmu sosial dasar dapat dikatakan tidak asing bagi setiap orang. Terutama dalam kehidupan sosial manusia dimasyarakat meliputi suatu faktor hubungan dalam proses belajar dan mengajar. Karena tiap aspek kehidupan sosial. Ilmu Sosial Dasar sebagai bidang pendidikan menciptakan masyarakat yang mempunyai ilmu pengetahuan untuk berinteraksi dan bersosialisasi terhadap individu atau kelompok masyarakat lainnya.
http://danangsenoputro.wordpress.com/2012/10/17/ilmu-sosial-dasar-di-bidang-pendidikan/

Senin, 12 November 2012



Manusia dan Kebudayaan
Manusia dapat diartikan dari beberapa segi, yaitu segi agama,biologis dan kebudayan.Dari segi agama Manusia dapat diartikan sebuah makhluk hidup yang di ciptakan oleh ALLAH. menurut sebuah hadis manusia tercipta dari tanah.

Manusia mempunyai 4 kedudukan terhadap kebudayaan yaitu:
 1) penganut kebudayaan,
2) pembawa kebudayaan,
3) manipu lator kebudayaan, dan
4) pencipta kebudayaan.

Manusia Indonesia dalam hal kebudayaan saat ini mengalami berbagai rintangan dan halangan untuk menerima serbuan kebudayaan asing yang masuk lewat Globalisasi (perluasan cara-cara sosial melalui antar benua). Dalam hal ini teknlogi informasi dan komunikasi yang masuk ke Indonedia turut merobah cara kebudayaan Indonesia tersebut baik itu kebudayaan nasional maupun kebudayaan murni yang ada di setiap daerah di Indonesia. Dalam hal ini sering terlihat ketidakmampuan manusia di Indonesia untuk beradaptasi dengan baik terhadap kebudayaan asing sehingga melahirkan perilaku yang cenderung ke Barat-baratan (westernisasi). Hal tersebut terlihat dengan seringnya remaja/i Indonesia keluar-masuk pub, diskotik dan tempat hiburan malam lainnya berikut dengan berbagai perilaku menyimpang yang menyertainya dan sering melahirkan komunitas tersendiri terutama di kota-kota besar dan metropolitan. Dalam hal ini terjadinya berbagai kasus penyimpangan seperti penyalah gunaan zat adiktif, berbagai bentuk kategori pelacuran dan ‘western’ lainnya tak lepas dari ketidak mampuan manusia Indonesia dalam beradaptasi sehingga masih bersikap ‘conform’ dan ‘latah’ terhadap kebudayaan asing yang melenyapkan inovasi dalam beradaptasi dengan budaya asing sehingga melahirkan bentuk akulturasi. Bila dikaji dengan teliti hal tersebut mungkin dikarenakan ciri-ciri manusia Indonesia lama yang masih melekat seperti percaya mitos dan mistik, sikap suka berpura-pura, percaya takhyul yang dimodifikasi, konsumerisme, suka meniru, rendahnya etos kerja dan lain sebagainya bisa jadi mengakibatkan terhambatnya akulturasi (percampuran dua/lebih kebudayaan yang dalam percampurannya masing-masing unsurnya lebih tampak). Sikap etnosentrime (kecenderungan setiap kelompok untuk percaya begitu saja akan keunggulan/superioritas kebudayaannya sendiri dan sikap senosentrisme (sikap yang lebih menyenangi pandangan/produk asing) merupakan hal selanjutnya yang dapat menghambat terwujudnya kebudayaan nasional untuk kemajuan bangsa dan negara.

Tokoh-tokoh kebudayaan:
1. Affandi
2. Ws. Rendra
3. Hans Bague Jassin
4. Bagong Kussudiardja
5. Sitor Situmorang
6. Bubi chen
7. Titiek puspa

Wujud-wujud Kebudayaan :
1. Nilai-nilai kebudayaan
2. Sistem Budaya
3. Sistem Sosial
4. Kebudayaan fisik

Unsur-unsur Kebudayaan :
1.bahasa
2.sistem organisasi
3. organisasi sosial
4. sistem peralatan hidup dan teknologi
5. sistem mata pencarian hidup
6.sistem religi
7.kesenian

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

  • Asal Kata Budaya : Budaya berasal dari bahasa sanskerta bhud yang artinya “budi”. Budaya itu sendiri berarti “hasil budi daya cipta manusia”
  • Pengertian Kebudayaan : Dalam bahasa latin, budaya disebut “colore”. Secara harfiah colore berarti suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengolah serta mengembangkan lahan pertanian. Sehingga definisi dari kebudayaan adalah “keseluruhan ide, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dimiliki manusia itu sendiri dengan cara belajar mengenai kelakuan dan hasil dari kelakuan itu”.
  • Kriteria Kebudayaan :                                                                                                                        1.    Ditemukan sebagai sesuatu yang baru (yang sebelumnya tidak ada)
    2.    Dialihkan dari generasi ke generasi
    3.    Diabadikan dalam keasliannya atau dalam bentuk yang dimodifikasi
  • Klasifikasi Unsur-unsur Kebudayaan :                                                                                                         1.    Kebudayaan material (lahiriah) : kebudayaan yang diciptakan demi kepentingan hidup jasmani. Meliputi benda-benda ciptaan manusia seperti pangan, sandang, dan papan.
    2.    Kebudayan nonmaterial (batiniah) : kebudayaan yang diciptakan dalam memenuhi kepuasan batin. Meliputi hal-hal abstrak seperti pikiran, agama, bahasa, dan ilmu pengetahuan.
  • Wujud Kebudayaan :                                                                                                                                           -menurut Melville dan Herskovits :
    1. keluarga
    2. sistem ekonomi
    3. kekuasaan politik
    4. alat-alat teknologi
  • Fungsi Utama Kebudayaan : “untuk meningkatkan hidup manusia agar manusia lebih merasa nyaman, aman, bahagia, dan sejahtera”
  • Tiga Dasar Sumber Kebudayaan :                                                                                                                      1.    Moral : ilmu ketuhanan, kemasyarakatan, ekonomi, dan hukum.
    2.    Etika dan estetika : kesenian dan peradaban.
    3.    Intelektualitas : ilmu fisika, biologi, eksakta atau matematika, dan alam semesta.
  • Pembentukan Kebudayaan :                                                                                                       Terbagi 2 yaitu :
    -temuan tak sengaja : contoh, asal mula perahu yang tercipta karena ada sesorang yang menunggangi batang pohon yang hanyut mengikuti arus sungai
    -temuan sengaja : dihasilkan dari penilitian dan pengamatan yang sengaja dilakukan oleh banyak ilmuwan


    Sumber dari : http://kelompok5isbd.blogspot.com/2012/04/manusia-dan-kebudayaan.htm






Selasa, 06 November 2012

Post Tes RPC 1

POST TEST RPC "Sistem Terdistribusi"

Nama               : Libriana Nurdiana
NPM                : 19112070
Kelas              : 4 KA 34

Soal :
1.  Jelaskan tentang sistem operasi terdistribusi !
2.  Sebutkan penerapan procedure RMI dan RPC !
3.  Contoh dari penerapan hardware terdistribusi !



1. Sistem Operasi Terdistribusi 

Pengertian Sistem Operasi  Terdistribusi

Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi dari sistem terdistribusi, di mana sekumpulan komputer dan prosesor yang heterogen terhubung dalam satu jaringan. Koleksi-koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam: 

a) file system
b) name space
c) Waktu pengolahan
d) Keamanan
e) Akses ke seluruh resources, seperti prosesor, memori, penyimpanan sekunder, dan perangakat keras.
Sistem operasi terdistribusi bertindak sebagai sebuah infrastruktur/rangka dasar untuk network-transparent resource management. Infrastruktur mengatur lowlevel resources (seperti Processor,memory,networkinterfacedan peripheral device yang lain) untuk menyediakan sebuah platform untuk pembentukan/penyusunan higher-level resources(seperti Spreadsheet,electronic mail messages,windows).

2. Sebutkan penerapan procedure RMI dan RPC !

A. RMI adalah sebuah tekhnik pemanggilan method remote yang lebih secara umum lebih baik dari RPC. RMI menggunakan paradigma pemrograman berorientasi obyek. RMI memungkinkan kita untuk mengirim obyek sebagai parameter dari remote method. Dengan dibolehkannya program Java memanggil method pada remote obyek, RMI membuat pengguna dapat mengembangkan aplikasi Java yang terdistribusi pada jaringan.
contoh penerapan RMI adalah CORBA,Java RMI, Teamviewer,program aplikasi chat. dan mungkin cloud computing.

B. RPC adalah satu teknik komunikasi interproses yang memungkinkan perangkat lunak client dan server untuk berkomunikasi.
contoh penerapan RPC adalah Putty, SSH, samba FTPzilla.

3. Contoh dari penerapan hardware terdistribusi !

a)  printer
b) harddisk
c) CD Rom
d) Modem
e) Processor (penggunanan processor lebih dari 1 / server)